Karya: Mahmud Al Fauzi
Citraan Larik : Penglihatan
Di masa muda bagai api yang membara......
Membakar gedung tanpa pamrih.....
Bekerja tanpa bersuara.....
Hati bunda mu merasa sedih.....
Bukan sekarang kamu merasakannya....
Wahai anakku jangan kau lakukan itu....
Karena Tuhan mu melarangnya....
Belum waktunya kau menutup pintu....
Ukiran karya mu akan kandas.....
Di telan tingkahmu yang begitu bendu.....
Dan semuanya pun akan terlepas....
Dan hilanglah segala rindu.....
Dimana moralmu anak Bangsa....
Dimana baju hatimu yang kau buang....
Jangan sampai hatimu tersiksa.....
Karena moralmu yang tercincang.......
Sulit bunda mu menerima semua ini.....
Diapun menjerit kepada pencipta.....
Wahai pencipta alam dunia ini.......
Aku ingin benihku beretika.....
Citraan Larik : Penglihatan
Di masa muda bagai api yang membara......
Membakar gedung tanpa pamrih.....
Bekerja tanpa bersuara.....
Hati bunda mu merasa sedih.....
Bukan sekarang kamu merasakannya....
Wahai anakku jangan kau lakukan itu....
Karena Tuhan mu melarangnya....
Belum waktunya kau menutup pintu....
Ukiran karya mu akan kandas.....
Di telan tingkahmu yang begitu bendu.....
Dan semuanya pun akan terlepas....
Dan hilanglah segala rindu.....
Dimana moralmu anak Bangsa....
Dimana baju hatimu yang kau buang....
Jangan sampai hatimu tersiksa.....
Karena moralmu yang tercincang.......
Sulit bunda mu menerima semua ini.....
Diapun menjerit kepada pencipta.....
Wahai pencipta alam dunia ini.......
Aku ingin benihku beretika.....
02.13
Cline
Posted in
0 komentar :
Posting Komentar